Telah kau toreh luka di hatiku,
Namun aku tak mau peduli..
Biarlah itu menjadi cacat kecil untukku
Yang bukan berarti aku terkulai layu dan lemah
Telah kau hancurkan apa yang pernah menjadi mimpi bersama
Telah kau pilih dia untuk menemani waktu dan hari-hari mu
Terimakasih aku sudah terpinggirkan..
Namun bukan berarti aku kalah....
Aku memang kalah, itu menurutmu
Dan aku tidak malu mengakui kekalahanku dari dirimu dan dia..
karena aku tau hari ini aku kalah
tetapi aku akan gemilang jauh meninggalkan engkau dan dia yang akan terpuruk,,,
Tiada lagi kuizinkan untuk berpaling menoleh ke belakang
Kau sendiri yang memutuskan....aku atau dia...
Tanpamu aku bisa tegar dan gemilang
Karena adalah Sang Putri yang terpilih
Aura yang telah kuberikan kepadamu akan redup untukmu
Cahayaku yang telah kutitipkan padamu telah redup
Dan kau tak akan lagi menemuinya...
Sehingga engkau dan dia hancur berkeping-keping....
Dan... aku tidak akan menangisi kehancuranmu
Dan aku tidak akan menteratwaqkan kehancuranmu..
Karena buah perbuatanmulah yang telah kau makan dan minum
ketika aku diam tanpa respon...
Artinya hatiku pun telah pergi bersama aura dan cahayaku .......