Nieky didik dalam kehangatan keluarga yang mendidik kesopanan, agama yang kuat dan kemandirian dan ketegasan. mama yang berperan penting dalamkehidupan anak-anaknya mendidik mereka untyuk menajdi mandiri dan penuh ketelitian, tidak cengeng jika ada masalah. Sedangkan Papa mendidiknya untuk menjadi orang yangdisiplin dan bertanggung jawab, beban anak sulung harus ditanggunya, sehingga Nieky sudah terbiasa di dalam mengambil suiatu keputusan. dari Poponya ia dididik untuk menjadi orang yang bijaksana dan memahami dan peka dengan keberadaaan orang lain, ini menjadi kelemahanNieky mudah mengalah untuk para sahabat dan untuk keperluan orang-orang yang disayangnya.
Nieky turun dari mobil, pakainnya sangat casual, dia sangat senang dengan jins belelnya yg rada robek, kemeja putih dengan sepatu kanvasnya senada dengan jins, rambutnya yang pendek membuatnya menjadi jauh lebih muda dari usianya yang sudah 40 tahun, terlihat energik, dan percaya diri yang tinggi. Kemandiriannya ini yang mungkin membuat Pram merasa tidak betah untuk menjadi suami, bukannya Nieky tidak ingin bermanja-manaj dengan seorang laki-laki, ia ingin..tapi pram tidak bisa memberikan semua apa yang diimpikannya, bahkan ia harus nejadi seperti seorang ibu untuk Pram, merawat bayi raksasa. namun dihadapan teman-temannya Nieky tidak pernah bercerita 16 tahun perkawinannya.
Selama 16tahun, Nieky harus mengalah dan berusaha menjadi seorang isteri yang baik, meski ia tahu ada satu kekurangan yang tidak bisa ia lakukan. Kekurangan fatal untuk menjadi seorang istri, untuk menjadi seorang Ibu ia terpaksa harus melakukan bayi tabung di RS Elizabeth Singapore, pada zaman itu sangat langka dan sangat sulit, namun Tuhan berkenan ia mendapatkan tiga anak yang lucu-lucu, cantik dan handsome.
Kekurangan ini menjadi senjata ampuh bagi Pram untuk menindasnya tanpa ia berdaya, dan kesalahan selalu ditimpakan kepadanya. Pram menikah dengan seorang gadis Cina dari bangka, yang usianya dua puluh tahun di abwah usia Nieky, pantas untuk menjadi anaknya. Renata, madu yang sangat materialistis dan serakah. Namun Nieky tetap sabar dan tidak pernah untuk marah terhadap pram, biarlah tidak menjadi isteri yang baik namun menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anaknya.
pagi ini, Nieky bersiap-siap untyuk perjalanan ke Bandung, ia harus mengurus proyek yang d perkebunan teh ciater. Mendadak sebuah mobil jazz silver berhenti, yang sangat mengagetkan Nieky, nomor polisi mobil itu adalah mobil jazznya yang menurut Pram sudah diubah menjadi nomor...HS, yang lebih terkejut lagi renata kelaur dari mobil. Nieky menghela nafas, " Mau apalagi ini anak, Pram sudah dikuasainya, dia gak punya urusan. renata terlihat marah .
" Bu..., perusuh datang." ucap pak Totok.
" Bu..., perusuh datang." ucap pak Totok.
" Dasar perempuan gendut gak tau diri, kau apakan sampe mas pram sudah sebulanan ini gak lagi ke rumah." ucapa renata.
Nieky menenangkan diri, kalau menurutkan rasa emosi dan malu dengan tetangga, rasanya ia ingin meng ko renata dengan "tendangan tanpa bayangan" (bayangin Wong feng Fung..ha ha ha), atau menjotos hidungnya dengan gerakan tangan ular.....
" mau apa kau kesini, bukankah kau sudah memiliki, pram. jadi kau tidak ada urusan dengan aku.", ucap Nieky dingin. Kata :kau" keluar artinya ia tidak lagi memandang hormat dengan lawan bicaranya.
"AKu ingin tau, knapa mas Pram enggak mau dikontak dan gak mau ketemua aku?", tanya renata. "Hm...kau tanya saja sama Pram, kita tidak ada urusan!. Maaf aku sibuk!, kau bukan prioritas untuk urusanku. hanya sampah!", ucap Nieky dingin.
"Apa kamu bilang?!", teriak renata.
"AKu minta kamu kembalikan, Pram!", teriak renata.
Nieky tertawa, " Kau ini aneh! seharusnya aku yang minta kau mengembalikan pram kepada aku dan anak-anaknya., karean formal hukum pernikahan, pram itu suamiku. sedangkan kau, surat nikah saja kau tak punya. Lucu!", ucap Nieky.
Renata terlihat marah.
" Kau pergi, atau aku panggil SATPAm.", ucap Nieky. "Aku sudah bilang aku tidak mau melihat engkau berada di sekitarku dan anak-anakku, dan aku tidak punya urusan apa-apa dengan kau.", "Jika kau datang lagi menyerang ataupun meneror, aku tak segan-segan memenjarakanmu," ucap Nieky.
"Pak Totok, siapkan mobil." ucap Nieky.
" Bu..., apa saya pukul [erempuan ini?" tanya Pak Tyo suami Bu Sari.
" Iya, bu. saya panggil satpam aja." ucap Ali.
" gak usah, kalau dia datang lagi baru panggil satpam." ucap Nieky.
terlihat renata kesal denga nmenghentakkan kakinya ia membalikkan badannya.
" Oh ya satu lagi, mobil jazz itu milik saya, belum dibalik nama, jadi ingat sewaktu-waktu aku bisa mengambilnya darimu, melalui polisi lalu lintas, kalaukau datang lagi rumah di Bintaro dan Bekasi aku sita karena rumah itu atas namaku, jadi kau jangan bertingkah." ucap Nieky.
capek menghadapi anak kecil. Nieky mengambil foto Renata dan mobilnya dengan Iphone 3 Gnya, dan mengirinmkannya by email ke pram, biar laki-laki itu tahu, inilah hasil perbuatannya yang menajdi bumerang bagi anak-anaknya dan Nieky sebagai isterinya.
bersabar...., yah Nieky harus bersabar dengan fitnah dan juga tudinga yang tidak mengenakkan. Wajah malaikat pram menghapuskan segala kebejatannya.
Seandainya dulu ia tidak mengikuti permintaan Mama, dan mencari seorang laki-laki yang bisa menjadi Imam dan kepala Rumah tangga, tentunya jalan cerita kehidupannya tidak seperti ini. sesungguhnya, ia ingin menemukan "nya". Menatap mata bintangnya yang bagus, senyumnya yang sangat menarik, kesabarannya dan kedewasaannya. hanya dia yang bisa membuat Nieky takluk, sayngnya sama-sama terkungkung dalam ikatan perkawinan, Nieky tidak ingin mengganggu rumah tangga orang. Akh...kemana 'nya' sekarang ini, belasan tahun berpisah, namun Nieky masih merasakan perhatian dan kebaikannya. ketulusannya untuk melindungi, seandainya waktu itu....Nieky membiarkan nuraninya yang berbicara........to be continued
No comments:
Post a Comment