Saturday, January 16, 2010

Seandainya Aku Punya Kesempatan....

Nessa menajdi salanh tingkah dihadapan pria itu. Ia masih menarik seperti 30 tahun yang lalu saat di Gereja Katedral. Anak laki-laki dengan kacamatanya begitu manis dan sangat menarik, suaranya yang indah menyanyikan lagu koor anak-anak. Nessa tersenyum, apakah saat itu usianya masih SMP ia sudah jatuh cinta?. Pria itu menyalami setiap teman-teman yang hadir, Nessa takut untuk menyalaminya, tanganya menjadi dingin, tapi ia senang jika berada di dekat pria itu, aroma parfumnya bisa menggetarkanjantungnya, dan ia senang setiap kali jika ada kesempatan untuk berkumpul sesama teman kecilnya, artinya ia bisa melihat wajah tampan pria itu. Hmmmm....dia memang ganteng dan menarik, pantesan dari ia Sd, SMP , SMA bahkan samapai setua ini masih tetap menjadi idola. Nessa gugup jika pria itu didekatnya, aneh..dan ia menyimpan rapat-rapat bahwa ia menyukai pria itu, ia tidak ingin para sahabat kecilnya mengetahui kalau ia menyukai dan jatuh cinta dengan pria ini, bisa diketawain dan diledekin. Wuih......, nessa paling senang jika melihat gayanya saat mendentingkan dawai gitar klasik, jari-jarinya beitu mahir, sebenarnya Nessa ingin bisa bermain bareng, tapi ia tidak punya kepercayaan diri jika di dekat pria itu. Hmmm...bagaimana enggak minder, dia pintar, cool, trus yang naksir juga banyak, feminin dan cantik. Wuih..aku kan tomboy..apa dia seneng sama cewek tomboy..yha....tapi kalau dia senyum aduhh jantung Nessa bisa copot, Nessa tertawa geli...., Seandainya saja aku punya kesempatan, ingin aku katakan, bahwa aku pernah suka dan mungkin sampai saat ini juga aku suka....akh ZIMS...aku bener-bener suka dirimu...aku suka liat matamu yang jenaka dibalik kacamatamu...aku suka jika kamui tertawa, senyummu aduh manis, Nessa teratwa..sendiri....pipinya memerah dan terlihat cantik.Seandainya..seandainya...

No comments: