langit bersih tiada awan, bintang-bintang membentuk sebuah sabuk
Indah memukau di temaram malam
Cahaya purnama menyentuh kelopak-kelopak bunga di taman...
Suasana malam yang indah...
Namun aku disini sendiri...
Terpekur menatap langit
Menantikan kehadiranmu, Sang Bintang..
Yang berjanji akan menemuiku di taman ini...
Namun tiada kudengar hembusan angin yang mengawali hadirmu
Tiada kudapatkan harum bunga tanda hadirmu
Tiada kudengar senandung lagu yang Engkau nyanyikan disaat akan menemuiku
Kita tercipta ribuan tahun diantara debu-debu gugus bintang Pleidas
Berjanji untuk bersama
Aku terlontar untuk jatuh pada Sang Bumi
Sedangkan Engkau tetap memantikanku disana..
Wahai Engkau Sang Kekasih...
Berapa lama lagi aku harus menunggumu...
Letih aku di taman ini....
Dalam penantian berjuta tahun dalam peredaran Bumi...
Lihatlah tamanku menjadi sunyi...
Bunga-bunga mekar namun tiada harumnya....
Sedangkan Bumi semakin bergelora, gelisah dan membuatku tiada tenang...
Ingin aku kembali ke gugus buntang dimana aku berasal....
Wahai Engkau Sang Bintang....
Tiadakah hatimu iba melihat diriku sendiri di Bumi ini?
Gelisah untuk kembali pada Sang Raja.....
Penantianku sudah lelah...meski tugasku belum lagi selesai.....
Tamanku telah sunyi....
Tiada lagi senandung cinta dapat kudendangkan...
Hawa Bumi yang terasa panas..
Di bumi Timur manusia telah menjadi ganas
Keserakahan, dendam dan benci telah membakar bumi...
Aku terhimpit tiada dapat berkata...
Aku merasa "kalah" dalam gelombang Bumi...
beban yang berat terasa amat sangat..
Kemanakah dirimu Sang Bintang..?
Aku terpekur duduk di tanah
Merasakan hangatnya dan gersangnya Bumi...
Mendadak Purnama menjadi redup..
Gemuruh dari langit
Sang Suara menggaung bergelombang..
"Wahai Sang Putri....ribuan tahun Engkau sudah di Bumi..
Kini tugas kembali ke bahumu....
"Selamatkanlah Sang Bumi dari keserahan, dendam dan benci"
Tularkanlah Cinta kepada mereka...
Jangan takut wahai Sang Putri...
Sang Ibu dan Sang Kekasih akan mendampingimu...
Menuntunmu untuk tugasmu....
Janganlah lagi engkau bersedih...
karena Aku akan selalu menyertaimu...
No comments:
Post a Comment